Artikel BAZNAS Kab. NunukanMenghadiri UndanganUnit Pengumpul Zakat

Baznas Kabupaten Nunukan hadiri Persiapan Kunjungan Kerja Kakanwil Kemenag Kaltara dalam rangka FGD di Pulau Sebatik.

bertempat di Aula KUA Kec. Sebatik Timur telah dilaksanakan rapat pembinaan Penyuluh Agama Islam PNS dan Non PNS sekaligus membahas rencana pelaksanaan kegiatan Focus Group Discosion (FGD) yang dipusatkan di Kecamatan Sebatik Timur yang dihadiri sekitar 35 orang.

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Nunukan H.M. Saleh, Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Nunukan Drs. H. Tahir, Penyelenggara zakat dan Wakaf Kemenag Nunukan H. Andi Asdar, Ketua Baznas Kabupaten Nunukan H. Zahri Fadli S,Pd.I M.Pd.I, Kepala KUA Sepulau Sebatik, Penyuluh Agama Islam PNS dan Non PNS Sepulau Sebatik.

H.M. Saleh mengawali pembicaraannya dengan mengucapkan Minal Aidin Wal Faaziin, Mohon Maaf lahir dan Bathin, selanjutnya beliau menyampaikan beberapa hal, pertama beliau menginfokan tentang Kanwil Kemenag Kaltara yang baru yakni Drs. H. Saifi dan H.Suriansyah dimutasi ke Samarinda dengan jabatan Kepala Biro Administrasi Umum Akademik dan Kemahasiswaan IAIN Samarinda.

Selanjutnya, sesuai rencana kita akan diadakan FGD pada tanggal (24/05) , berhubung karena bertepatan dengan adanya undangan kepala kemenag se- Kaltara oleh Kakanwil kemenag yang baru dalam rangka pisah sambut Kakanwil yang baru dan yang lama, Sehingga jadwal yang direncanakan kita undur pada tanggal (27/05) InsyaAllah.

Kemudian H.M.Saleh berharap juga “Saya mengharapkan agar dalam kegiatan FGD semua Penyuluh melibatkan diri bukan terlibat yang berarti aktif dalam mensuksekan kegiatan FGD ini dan juga berharap hal hal yang mungkin dihadapi dilapangan baik kendala kendala atau hambatan- hambatan dalam kepenyuluhan bisa dibicarakan dalam FGD tersebut” harap H.M. Saleh.

Ketua Baznas Kabupaten Nunukan H. Zahri Fadli S,Pd.I M.Pd.I mengatakan Fungsi strategis dari penghinpunan dana zakat ialah mengubah orang miskin (mustahiq) untuk hidup yang layak atau cukup (muzaki). Dalam kaitannya hal ini harus memiliki berbagai rencana atau strategi yang baik dan memadai salah satunya dengan diterapkannya landasan hukum berupa peraturan dalam bentuk perundang-undangan agar kegiatan eksekusi berjalan seperti apa yang diaharapkan. Hal ini diatur pada UU No. 23 Tahun 2011 tentang pengelolaan zakat. Pengelolaan zakat yang profesional diprakasai oleh amil-amil zakat untuk optimalisasi dana zakat itu sendiri, maka amil zakat memiliki peranan yang luar biasa dalam distribusi zakat kepada asnaf yang ketergantungan terhadap keprofesionalitasan amil tersebut sehingga perlu sinegritas antara pemerintah daerah dengan Baznas Kab/kota begitu juga dengan UPZ Kecamatan dengan Kua Kecamatan sepulau nunukan sehingga apa yang kita cita citakan bersama dapat berhasil.

Terkait dengan Tupoksi Penyuluh H.M Saleh barharap agar semua penyuluh menjadi penyejuk ditengah umat.

Selanjutnya Kepala Seksi Bimas Kemenag Nunukan Drs. H. Tahir menyampaikan bahwa sebagai seorang penyuluh agama islam dalam meyampaikan da’wah dapat menyesuai dengan bahasa masyakat, tidak perlu kita memakai bahsa ilmiah yang mungkin sulit difahami oleh mereka. ungkap H.M.Tahir. (sumber : IT KUA Sebatik Timur) (*al)

About author:-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KANTOR KAMI

Alamat: Jln. Antasari No 31 Rt 14 Kel. Nunukan Tengah Kec. Nunukan Kode Pos : 77482 Kalimantan Utara Kabupaten Nunukan

Email: baznas2016@gmail.com
Telepon: +62253010277