Artikel BAZNAS Kab. NunukanPenyaluran Bantuan DhuafaPenyaluran Zakat Kepada MustahikProgram Nunukan Peduli

Baznas Kab. Nunukan Melakukan Pendistribusian Sembako untuk Warga Terdampak Covid – 19 di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara

Pada tanggal 26 Desember 2020 Baznas Kabupaten Nunukan didukung oleh mitra Bank Indonesia telah menyalurkan bantuan Stimulan 100 paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid – 19 di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.


“Kita tidak tahu kapan ini akan berakhir, napasnya harus panjang. Dalam konteks perpanjangan, disamping percepatan juga sebenarnya zakat yang sifatnya reguler menjadi ujung tombak”, Sabtu (26/12).
Zakat yang bersifat reguler yakni zakat profesi, dalam hal ini para muzaki biasa mengeluarkannya setiap bulan. Sementara, zakat harta membutuhkan jangka waktu hingga satu tahun pengumpulan.
Kami berharap para muzaki dapat memberikan zakat, infak, dan sedekahnya (ZIS) selama masa pandemi ini. Sebab, hal ini juga akan memberikan dampak positif, tidak hanya bagi mustahik tetapi juga bagi muzaki.


“Paling tidak, ini akan menimbulkan optimisme bagi yang mengeluarkan zakat, infak, sedekah dan secara mental membuat semakin kuat, ada hal positif yang kita bangun, dan daya tahan mentalitas sangat penting dalam menghadapi pandemi yang terjadi sepanjang tahun 2020.
BAZNAS juga mendorong ZIS melalui platform digital karena saat ini orang sudah tidak lagi membayarkannya secara manual sehingga Zakat, Infaq Sedekah dapat dilakukan melalui Genggaman saja.


Sementara, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama (Kemenag) M. Fuad Nasar pernah mengatakan, ZIS dan dana sosial keagamaan lainnya yang dikelola organisasi pengelola zakat seperti BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) telah banyak membantu masyarakat, khususnya di tengah pandemi Covid-19.


Ia mengibaratkan organisasi pengelola zakat seperti shelter kemanusiaan di tengah kondisi wabah. “BAZNAS membantu negara dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat,” ujar dia.


Di tengah wabah Covid-19 sepanjang tahun 2020, BAZNAS Kabupaten Nunukan telah menjalankan berbagai program untuk membantu mereka yang berjuang dalam penanganan Covid-19, salah satunya ada pendistribusian bantuan dana Sebesar Rp. 5.000.000,- kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Nunukan untuk memenuhi kebutuhan pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) sebelum mulai mewabahny pandemi diwilyah Kabupaten Nunukan yang kita ketahui bersama sebanyak 36 Orang positif Covid-19. Selain itu, terkait aksi pencegahan, Baznas juga melakukan gerakan pensterilan di titik-titik area Ibadah, dengan melakukan penyemprotan disinfektan dibeberapa masjid wilayah Kabupaten Nunukan,


Kemudian Melakukan Penyerahan bantuan sosial (Penanganan Corona Virus Disease / Covid-19) Kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kab. Nunukan Sebesar Rp. 2.500.000,-. Kami juga memiliki bantuan untuk imam masjid & Marbot Badan, Melalui Divisi Pendistribusian & Pendayagunaan ditahap pertama ini kembali turun lapangan memberikan bantuan 1000 paket sembako kepada Marbot Masjid Wilayah Kabupaten Nunukan ditengah Pandemi Covid-19 hingga 4 tahap pendistribusian, Kemudian menyalurkan bantuan Sembako kepada kaum mualaf yang dinaungi Husnul Khotimah (Persatuan Mualaf) hal ini juga dimaksudkan memberikan bantuan bagi para muallaf yang memang membutuhkan bantuan di tengah Pandemi Covid-19, Serta bantuan 1909 Paket untuk Tenaga Honorer non-PNS OPD maupun Guru Honorer se-kabupaten Nunukan.


Selama ini Baznas Kabupaten Nunukan dapat menghimpun dana zakat infak atau sedekah. Dalam kondisi bencana dan kemanusiaan seperti Covid-19, Baznas dapat mengatur bantuan agar dapat membantu masyarakat khusunya para warga yang kehilangan mata pencahariannya dimasa covid-19 maupun orang tua single parent (orang tua tunggal) yang usianya diatas 55 tahun (kelompok rentan), dan Distabilitas.
Bantuan sembako yang diberikan berupa Teh, Garam, Aji Namoto, Gula, Indomie, Minyak Goreng, Beras 10 Kg


Penyaluran bantuan ini dilatarbelakangi oleh keadaan masyarakat setempat yang kesulitan untuk mencari nafkah karena dampak pandemi Covid – 19. semoga bantuan ini meringankan beban masyarakat terdampak Covid 19.”


Bantuan ini juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya angka kedua untuk mengurangi potensi kelaparan. Mengingat pandemi covid – 19 ini masih melanda penjuru Nusantara dan berpotensi memicu rawan pangan.
Untuk itu Baznas Kab. Nunukan bermaksud terus mendorong masyarakat untuk berpartisipasi menganggulangi dampak covid-19 dengan semangat berbagi.

About author:-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *